PPBM-KI kembali menyelenggarakan program Short Class bertema “Public Speaking Tanpa Grogi: Tampil Percaya Diri di Depan Kamera dan Audiens” pada Rabu, 22 April 2026 pukul 19.00–21.00 WITA melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini dihadirkan sebagai wadah pembelajaran bagi peserta yang ingin meningkatkan kemampuan komunikasi dan kepercayaan diri saat berbicara di depan umum maupun di depan kamera. Materi dibawakan oleh Ayu Mashari …
PPBM-KI Sukses Gelar Short Class Strategic Talent Management untuk Penguatan Pengelolaan SDM Organisasi
PPBM-KI kembali menghadirkan program pengembangan kompetensi melalui kegiatan Short Class bertajuk “Strategic Talent Management: Membangun Talent Pool & Succession dengan Nine Box Tools” yang telah sukses dilaksanakan pada Sabtu, 4 April 2026 pukul 13.30–15.30 WITA secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya PPBM-KI dalam menyediakan wadah pembelajaran yang relevan bagi para peserta untuk memahami strategi pengelolaan …
Menghadirkan Makna dalam Bekerja: Implementasi Kerja Ibadah di Tempat Kerja
Dalam dinamika dunia kerja modern, banyak individu menghadapi tekanan untuk terus mencapai target, menjaga performa, dan memenuhi ekspektasi organisasi. KPI harus terpenuhi, deadline harus selesai, dan kinerja harus selalu optimal. Namun di balik pencapaian tersebut, tidak sedikit yang merasakan kelelahan yang lebih dalam. Bukan hanya secara fisik, tetapi juga secara emosional dan makna. Fenomena ini menunjukkan bahwa tantangan dalam dunia …
Ketika Target Tercapai, Tapi Hati Tetap Lelah
KPI aman.Deadline selesai.Bonus cair. Di atas kertas, semuanya terlihat baik-baik saja. Namun, di balik semua pencapaian itu, ada satu pertanyaan yang sering muncul diam-diam dalam hati: Kenapa tetap lelah… dan terasa seperti ada yang kurang? Setiap hari kita mengejar angka.Rapat demi rapat dijalani.Evaluasi demi evaluasi dilakukan. Target harus tercapai.Kinerja harus terlihat baik.Penilaian atasan tidak boleh mengecewakan. Tanpa sadar, kita hidup …
Nine Box Matrix: Framework Objektif untuk Mengubah HR dari Reaktif menjadi Strategis
Dalam banyak organisasi, promosi sering terjadi karena kebutuhan mendesak. Ketika ada posisi kosong, barulah dicari kandidat. Tanpa sistem yang terstruktur, keputusan sering kali: Subjektif Tidak konsisten Tidak berbasis data Dampaknya cukup serius: Potensi tidak teridentifikasi High performer tidak diprioritaskan Succession planning berjalan lambat HR lebih banyak memadamkan masalah Untuk keluar dari pola reaktif ini, dibutuhkan framework yang objektif. Salah satu …
Membangun Talent Pool yang Kuat di KALLA: Dari Pemetaan hingga Kesiapan Suksesi
Banyak organisasi berbicara tentang pentingnya memiliki future leader. Namun dalam praktiknya, ketika terjadi kekosongan jabatan, pertanyaan yang muncul sering kali sama: “Siapa yang benar-benar siap?”“Apakah kita punya kandidat internal?” Tanpa sistem yang jelas, keputusan promosi sering kali: Terlalu subjektif Berdasarkan persepsi, bukan data Terlambat karena tidak ada pipeline yang siap Akibatnya: High performer tidak teridentifikasi dengan optimal Potensi tersembunyi tidak …
Strategi Produktif di Bulan Ramadan: Bekerja Lebih Strategis dengan Energi Terbatas
Ramadan sering kali dipersepsikan sebagai periode penurunan produktivitas. Padahal, jika dikelola dengan pendekatan yang tepat, bulan ini justru dapat menjadi momentum untuk melatih disiplin, fokus, dan efisiensi kerja. Kunci produktivitas di bulan Ramadan bukanlah bekerja lebih keras, melainkan bekerja lebih strategis. Dengan energi yang lebih terbatas, setiap individu dituntut untuk mampu mengelola prioritas, memaksimalkan waktu terbaik, serta menjaga kestabilan performa …
Corporate Culture sebagai Fondasi Bisnis: Belajar dari ParagonCorp dan KALLA
Di tengah persaingan bisnis yang semakin dinamis, banyak perusahaan fokus pada strategi, ekspansi, dan inovasi produk. Namun ada satu faktor yang sering menjadi penentu keberlanjutan jangka panjang: corporate culture. Dua perusahaan besar di Indonesia, ParagonCorp dan KALLA Group, menunjukkan kesamaan yang menarik. Bagi mereka, budaya perusahaan bukan pelengkap, melainkan fondasi. KALLA Group dikenal sebagai grup bisnis yang bertumbuh lintas sektor, …
Dari Budaya Toxic ke Budaya Fully Engaged: Saatnya Organisasi Lebih Manusiawi
Setiap organisasi memiliki budaya kerja. Pertanyaannya: budaya seperti apa yang sedang hidup di dalamnya? Menurut pendekatan Dale Carnegie, tingkat keterlibatan karyawan dapat menggambarkan kesehatan budaya kerja. Secara umum, ada tiga kondisi: Fully Engaged, Partially Engaged, dan Disengaged. 1. Fully Engaged – Budaya yang Hidup Di level ini, karyawan bekerja dengan rasa bangga dan kepemilikan tinggi. Mereka merasa dihargai dan memahami …
Menghadapi 2026 dengan Winner Mindset dan Driver Leadership
Memasuki tahun 2026, organisasi dihadapkan pada tantangan yang semakin kompleks akibat perubahan global yang cepat dan tidak terduga. Dunia bisnis bergerak dalam konteks VUCA dan BANI, volatility, uncertainty, complexity, ambiguity, hingga kondisi yang rapuh, cemas, dan sulit diprediksi. Dalam situasi ini, keberhasilan organisasi sangat ditentukan oleh kualitas mindset dan kepemimpinan sumber daya manusianya. Menjawab tantangan tersebut, Pusat Pengembangan Bisnis dan …










